Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Malaysia Kembali Bajak Lagu Indonesia
Asia Finest Discussion Forum > Asian Culture > Indonesian Chat
Bohemian
Di Osaka, Malaysia Kembali Bajak Lagu Indonesia

[TOKYO] Malaysia kembali membajak lagu Indonesia dalam sebuah festival di Osaka, Jepang. Konsulat Jenderal RI di Osaka melayangkan surat protes kepada Direktur Malaysian Tourism Office di Osaka, menyusul penggunaan kembali lagu daerah Indonesia dalam acara Asia Festival 2007 yang berlangsung di Osaka pada pertengahan Oktober lalu.

Konsul Jenderal RI Pitono Purnomo mengemukakan hal itu kepada Antara di Tokyo, Kamis (25/10), ketika dikonfirmasi mengenai aksi "pembajakan" tersebut.

"Kami sudah mengirimkan surat protes kepada pihak Malaysia namun belum ada respon sama sekali dari mereka," katanya.

Pihak Konsulat juga sudah melakukan koordinasi dengan pejabat Departemen Luar Negeri RI di Jakarta serta petinggi Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, termasuk Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Kuala Lumpur.

"Surat protes ini penting sebagai peringatan keras terhadap Malaysia agar tidak lagi sembarangan menggunakan lagu-lagu Indonesia. Kejadian ini nanti bisa diartikan negatif, misalnya seperti menantang Indonesia," ujarnya.

Oleh sebab itu, katanya, pihak konsulat buru-buru mengirimkan surat peringatan agar Malaysia bisa menahan diri agar hubungan kedua bangsa menjadi semakin memburuk. Terlebih kedua negara merupakan tetangga yang dekat.

Lebih jauh Pitono menjelaskan bahwa sebetulnya Indonesia tidak mempermasalahkan penggunaan la- gu-lagu Indonesia oleh ne-gara lain, asalkan secara jujur memberikan penje- lasan yang lengkap bahwa lagu tersebut berasal dari Indonesia.

"Kami sebetulnya bangga juga kalau lagu Indonesia diperkenalkan oleh pihak lain, tetapi bukan begitu caranya," katanya lagi.

Pitono menegaskan kesengajaan pihak Malaysia mengubah sebagian lirik dan aransemen lagu dapat mengakibatkan penonton beranggapan bahwa keseluruhan penampilan baik musik dan tarian tersebut adalah tari dan musik dari Malaysia.

Asal Sumbar

Menurut informasi yang diperoleh, penggunaan lagu Indonesia itu diketahui saat berlangsungnya acara Asia Festival 2007 yang diikuti oleh Negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia dan Malaysia pada 12-14 Oktober lalu.

Salah seorang staf konsulat Jenderal Osaka ketika itu tengah menyaksikan penampilan tim kesenian Malaysia "Cinta Sayang" pada 14 Oktober lalu. Salah satu tarian yang ditampilkan Malaysia menggunakan iringan musik yang berasal dari Sumatera Barat (Sumbar), yaitu Indang Sungai Garinggiang.

Sebelum dan sesudahnya pihak Malaysian Tourism Office di Osaka yang mengelola penampilan tim kesenian tersebut sama sekali tidak memberi penjelasan bahwa lagu yang dipakai sebagai musik pengiring tarian itu adalah lagu yang berasal dari Indonesia.

Guna memastikan, pihak konjen RI Osaka menghubungi berbagai pihak di Jakarta dan juga tokoh-tokoh masyarakat asal Sumatera Barat dan diperoleh kepastian bahwa pencipta lagu Indang Sungai Garinggiang adalah Tiar Ramon, seniman musik dan penyanyi asal Sumbar pada tahun 1981.

"Memang sang penciptanya sudah meninggal, tetapi semua data-data yang kita miliki sudah cukup kuat untuk bisa memperingati Malaysia," kata seorang warga Minang yang tinggal di Osaka.

Menurut keterangannya, lagu itu diciptakan atas permintaan Pemda Sumbar untuk digunakan sebagai musik pengiring "Tari Indang". Lagu itu diperkenalkan pertama kali dipertunjukkan secara nasional pada upacara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional di Padang pada tahun 1983.

Berdasarkan semua data itulah Konsul Jenderal Osaka, Pitono Purnomo menyurati Azhari Haron, Direktur Malaysian Tourism Office juga di Osaka pada 19 Oktober 2007 untuk memberikan penjelasan yang selengkapnya atas penggunaan lagu itu.

Tembusan surat juga dilayangkan ke pihak penyelenggara festival FM Cocolo guna mengerti persoalannya dengan memberikan penjelasan yang lengkap.

Sebelumnya lagu daerah asal Maluku Rasa Sayange juga dibajak oleh negara tetangga itu yang semakin menyulut sentimen bangsa Indonesia, menyusul serangkaian perlakukan buruk dan meremehkan warga negara Indonesia yang bermukim di Malaysia. [Ant/U-5]
--------------------------------------------------------------------------------
Last modified: 26/10/07
furansizuka
I was about to post the same news too, Bo.
Yeah bener2 mrk gatau malu! thumbsdown.gif
btw, this reminds me in 1990's when we joined international choir competition, Malingsia was gonna use "Yamko Rambe Yamko" (Papuan) as their 'folksong'! rotflmao.gif tapi ngga jadi krn keburu diprotes sama PS Indonesia.
peculiar-alien
wtf??? that is so stupid?

btw, this thread already opened in Malaysian chat...
furansizuka
biarin ajah ada disana, kalo perlu diumumkan ke semua chat! biggrin.gif
abang
QUOTE(furansizuka @ Oct 26 2007, 08:11 AM) [snapback]3286987[/snapback]
biarin ajah ada disana, kalo perlu diumumkan ke semua chat! biggrin.gif



Setiap persoalan ada penyelesaiannya. Gunakanlah segala ilmu melalui falsafah akal yang benar. Zaman Rasullullah dulu tidak ada buku yang bertajuk Psikologi atau Sosiologi dan sebagainya tetapi Baginda Rasullullah mampu membina kecemerlangan tamadun manusia. Apakah dengan membakar bendera, boleh menyelesaikan persoalan ? Apakah dengan pertengkaran dan permusuhan boleh menyelesaikan persoalan ? Di manakah letaknya kebijaksanaan kita sesuai dengan akal yang Allah anugerahkan ? Setiap kebaikan ada kejahatannya, setiap kejahatan ada kebaikannya dan setiap keindahan itu ada keburukannya, setiap keburukan itu ada keindahannya. Di dalam Al-Qur'an pun telah tertulis bahawa dalam kemudahan itu ada kesukaran dan dalam kesukaran itu ada kemudahan. Insaflah wahai sahabat semua tanpa mengira apapun pangkat dan jawatan di dunia ini dengan mencari resolusi terbaik melalui musyawarah atau pemuafakatan yang matang. Tak guna bermegah di dunia tapi hina di akhirat ! Tak guna kaya di dunia tapi miskin di akhirat ! Fikirlah - apakah perjuangan sebenar kita di dunia ini yang mampu meningkatkan darjat kita disisi Allah sehingga lah ke akhirat. Apakah kematian kehidupan ? dan apakah kehidupan kematian ? JANGAN KERANA NILA SETITIK HABIS SUSU SEBELANGA ! JANGAN KERANA NYAMUK SEEKOR HABIS KELAMBU DI BAKAR ! Apakah membakar bendera itu budaya indonesia ? Apakah dengan mengatakan 'GANYANG MALINGSIA' itu budaya Indonesia ? Tunjukkan ketinggian budaya Indonesia seandainya Indonesia benar-benar indah budayanya ! Tunjukkan bukti bahawa Indonesia memiliki pekerti yang mulia kalau terlalu megah dengan budayanya ! Saya katakan setiap kebaikan ada kejahatan, setiap kejahatan ada kebaikan maksudnya setiap perkara yang kita lihat baik harus diteltii kalau mungkin ada niat dan tindakan yang tidak baik disebaliknya. Begitu juga perkara yang dilihat jahat harus diteliti falsafah disebaliknya - apakah kejahatan yang dilihat itu terlalu kejam sehingga tiada langsung kebaikan yang terselit ? Kalau kita kaji secara mendalam, banyak juga unsur budaya Malaysia yang di ciplak oleh Indonesia malah begitu juga yang berlaku dalam bidang pendidikan tetapi rakyat Malaysia tidak bising kerana kita dirumuskan sebagai bangsa yang serumpun. Lihatlah berapa banyak bantuan yang telah diberikan oleh Malaysia termasuk pelajar-pelajar yang mencari ilmu di Malaysia. Begitu juga pelajar-pelajar yang berada di Indonesia. Jadi kenapa harus timbul sengketa bagaikan kehilangan para ilmuan ! Bagaikan kehilangan para cendikiawan ! Biar hilang sahabat, jangan hilang akal ! Biar hilang kekasih, jangan hilang akal ! Biar hilang wang, jangan hilang akal ! Biar hilang isteri, jangan hilang akal ! Masih banyak lagi yang boleh kita biarkan hilang tapi jangan hilang akal ! Budaya itu berasal dari perkataan budi dan daya - FIKIRLAH !!!
destoyasoy
QUOTE(abang @ Oct 26 2007, 09:16 PM) [snapback]3287059[/snapback]
Setiap persoalan ada penyelesaiannya. Gunakanlah segala ilmu melalui falsafah akal yang benar. Zaman Rasullullah dulu tidak ada buku yang bertajuk Psikologi atau Sosiologi dan sebagainya tetapi Baginda Rasullullah mampu membina kecemerlangan tamadun manusia. Apakah dengan membakar bendera, boleh menyelesaikan persoalan ? Apakah dengan pertengkaran dan permusuhan boleh menyelesaikan persoalan ? Di manakah letaknya kebijaksanaan kita sesuai dengan akal yang Allah anugerahkan ? Setiap kebaikan ada kejahatannya, setiap kejahatan ada kebaikannya dan setiap keindahan itu ada keburukannya, setiap keburukan itu ada keindahannya. Di dalam Al-Qur'an pun telah tertulis bahawa dalam kemudahan itu ada kesukaran dan dalam kesukaran itu ada kemudahan. Insaflah wahai sahabat semua tanpa mengira apapun pangkat dan jawatan di dunia ini dengan mencari resolusi terbaik melalui musyawarah atau pemuafakatan yang matang. Tak guna bermegah di dunia tapi hina di akhirat ! Tak guna kaya di dunia tapi miskin di akhirat ! Fikirlah - apakah perjuangan sebenar kita di dunia ini yang mampu meningkatkan darjat kita disisi Allah sehingga lah ke akhirat. Apakah kematian kehidupan ? dan apakah kehidupan kematian ? JANGAN KERANA NILA SETITIK HABIS SUSU SEBELANGA ! JANGAN KERANA NYAMUK SEEKOR HABIS KELAMBU DI BAKAR ! Apakah membakar bendera itu budaya indonesia ? Apakah dengan mengatakan 'GANYANG MALINGSIA' itu budaya Indonesia ? Tunjukkan ketinggian budaya Indonesia seandainya Indonesia benar-benar indah budayanya ! Tunjukkan bukti bahawa Indonesia memiliki pekerti yang mulia kalau terlalu megah dengan budayanya ! Saya katakan setiap kebaikan ada kejahatan, setiap kejahatan ada kebaikan maksudnya setiap perkara yang kita lihat baik harus diteltii kalau mungkin ada niat dan tindakan yang tidak baik disebaliknya. Begitu juga perkara yang dilihat jahat harus diteliti falsafah disebaliknya - apakah kejahatan yang dilihat itu terlalu kejam sehingga tiada langsung kebaikan yang terselit ? Kalau kita kaji secara mendalam, banyak juga unsur budaya Malaysia yang di ciplak oleh Indonesia malah begitu juga yang berlaku dalam bidang pendidikan tetapi rakyat Malaysia tidak bising kerana kita dirumuskan sebagai bangsa yang serumpun. Lihatlah berapa banyak bantuan yang telah diberikan oleh Malaysia termasuk pelajar-pelajar yang mencari ilmu di Malaysia. Begitu juga pelajar-pelajar yang berada di Indonesia. Jadi kenapa harus timbul sengketa bagaikan kehilangan para ilmuan ! Bagaikan kehilangan para cendikiawan ! Biar hilang sahabat, jangan hilang akal ! Biar hilang kekasih, jangan hilang akal ! Biar hilang wang, jangan hilang akal ! Biar hilang isteri, jangan hilang akal ! Masih banyak lagi yang boleh kita biarkan hilang tapi jangan hilang akal ! Budaya itu berasal dari perkataan budi dan daya - FIKIRLAH !!!


WHY DO YOU HAVE TO COPY AND PASTE THE SAME THING IN EVERY CHAT??









































oh yeah i forgot.. it's typical malingsians who don't have any creativity :p
abang
QUOTE(destoyasoy @ Oct 26 2007, 09:23 AM) [snapback]3287071[/snapback]
WHY DO YOU HAVE TO COPY AND PASTE THE SAME THING IN EVERY CHAT??
oh yeah i forgot.. it's typical malingsians who don't have any creativity :p



Manusia yang tidak faham ilmu dan falsafah akal akan luntur budayanya dan kata-katanya bagaikan tikus membaiki labu !
abang
QUOTE(destoyasoy @ Oct 26 2007, 09:23 AM) [snapback]3287071[/snapback]
WHY DO YOU HAVE TO COPY AND PASTE THE SAME THING IN EVERY CHAT??
oh yeah i forgot.. it's typical malingsians who don't have any creativity :p




Fikiran yang disemai, Tindakan yang dituai,
Tindakan yang disemai, Tabiat yang dituai,
Tabiat yang disemai, Peribadi yang dituai,
Peribadi yang disemai, Nasib yang dituai.
abang
QUOTE(destoyasoy @ Oct 26 2007, 09:23 AM) [snapback]3287071[/snapback]
WHY DO YOU HAVE TO COPY AND PASTE THE SAME THING IN EVERY CHAT??
oh yeah i forgot.. it's typical malingsians who don't have any creativity :p




Ekspresi estetika yang mempersoalkan manusia, kebudayaannya, pemikiran dan proses pembentukan sesebuah bangsa. Setinggi-tinggi harapan agar kita tidak menjadi seperti seorang perempuan yang inginkan emas dan berlian tetapi suaminya miskin namun kerana desakan keinginan itu si perempuan melacurkan diri. Akhirnya emas dan berlian diperolehi tetapi kehormatan diri hilang malah diceraikan suami. Kemana lagi dia hendak kembali ? Kepercayaan suami telah habis dan kehormatan yang hilang tidak dapat dicari lagi.
doeljengki
^^^ What am I supposed to say? Ha ha.. biggthumpup.gif
abang
QUOTE(doeljengki @ Oct 26 2007, 10:12 AM) [snapback]3287113[/snapback]
^^^ What am I supposed to say? Ha ha.. biggthumpup.gif




Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan - setiap bangsa memiliki kehebatan dan kepincangan - setiap warga memiliki ketinggian dan kehancuran !
abang
QUOTE(doeljengki @ Oct 26 2007, 10:12 AM) [snapback]3287113[/snapback]
^^^ What am I supposed to say? Ha ha.. biggthumpup.gif




Walau apa pun saya tetap bangga dengan kejayaan warga Malaysia yang telah sampai ke ISS dan Menteri Pelajaran Malaysia telah mendapat pengiktirafan di UNESCO
XxRyoChanxX
haha good to know that the Jenderal RI is taking action, it's about time! yeah we know people make mistake but they should know better by now, we Indonesian Are not stupid to not notice.
abang
QUOTE(XxRyoChanxX @ Oct 26 2007, 11:56 AM) [snapback]3287204[/snapback]
haha good to know that the Jenderal RI is taking action, it's about time! yeah we know people make mistake but they should know better by now, we Indonesian Are not stupid to not notice.




YA ! ORANG INDONESIA MEMANG PANDAI ! PANDAI MELAKUKAN 'APA SAJA' DEMI MENCARI SESUAP NASI !!!
XxRyoChanxX
QUOTE(abang @ Oct 27 2007, 12:48 AM) [snapback]3287843[/snapback]
YA ! ORANG INDONESIA MEMANG PANDAI ! PANDAI MELAKUKAN 'APA SAJA' DEMI MENCARI SESUAP NASI !!!

Sorry I don't understand what you just said, can you please say it in INDONESIAN.
londoh
Wasn't the lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' a ciplakan from a Dutch song that was popular in the 1920' s ?
The song was called 'Pinda Pinda Lekka Lekka'. If you listen to both there is a strong similarity.
destoyasoy
QUOTE(londoh @ Oct 27 2007, 03:09 PM) [snapback]3287932[/snapback]
Wasn't the lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' a ciplakan from a Dutch song that was popular in the 1920' s ?
The song was called 'Pinda Pinda Lekka Lekka'. If you listen to both there is a strong similarity.


Malaysia ciplak every single thing from other countries.. The flag ciplak from usa, The national anthem ciplak from terang bulan indonesia, even the country's official name ciplak the 'sia' word at the end from indoneSIA, as we got the independence earlier.
Majapahitans
QUOTE(londoh @ Oct 27 2007, 03:09 AM) [snapback]3287932[/snapback]
Wasn't the lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' a ciplakan from a Dutch song that was popular in the 1920' s ?
The song was called 'Pinda Pinda Lekka Lekka'. If you listen to both there is a strong similarity.



Really...? that news to me. Care to share the uploaded link...? icon_wink.gif
Back in 60's an European composer (I forgot his name) being tasked by Sukarno to gave Indonesia Raya orchestra symphony style, and he notice that somehow Indonesia Raya has same "anima" (style and musical spirit) with "La Marseillaise" French National anthem.
It does not means that Wage Rudolf Supratman's Indonesia Raya is copycat, but have similar soul.

Speking of inspiring, Oh yeah... R Surarto, an Indonesian composer used "La Marseillaise" opening tune in the song "Dari Sabang Sampai Merauke". The rest is different tune, but nicely blend with the rest of the song.
Well at least we acknowledge that this song tune is inspired by French Hymne. biggrin.gif

Next, Fariz RM song "Sakura" using a little opening tune of traditional Japanese koto performance describing fallen Sakura petals.
This song describe the blossoming romance, longing and of lost love, and passion in Japan and the beauty of Japan. And the composer honestly admitted the song was influenced by Japanese culture.



What I'm trying to say is, influencing and inspired (not total copycat) across culture and nations boundary is common thing, but at least do it in nice, polite, legal, and elegant way. With accordance to ethics, acknowledge the source, gave the credit to the source, etc.
Not claim it as "solely" their creation and claim its "legal right".
londoh
Mas Maja,

There have been a few controverses about the Pinda Pinda Lekka Lekka song and Indonesia Raya since years. I was quite astonished when I first heard that (in Indonesia)

http://www.google.com/search?hl=nl&q=p...ng_id%7Clang_nl

Indeed, Soekarno asked Jos Cleber a Dutch orchestra leader who worked at that time for RRI in Jakarta to make a more swinging orchestration of Indonesia Raya, he thougt a lagu kebangsaan for only piano (or violin) boring.

Actually You made a good point with “influencing and inspiration”.
e_vaholic
QUOTE(abang @ Oct 26 2007, 09:29 AM) [snapback]3287074[/snapback]
Manusia yang tidak faham ilmu dan falsafah akal akan luntur budayanya dan kata-katanya bagaikan tikus membaiki labu !


same thing is required to malaysia.
if malaysia thinks it has high culture, then show it! don't use other nation's
if malaysia is proud with its culture, arts, creation, show it, use it..not other nation's

well, i believe anything has an end, but for this thing..
will this even end?
doodlicious
meh, dont think it'll end. cus malay'll never accept the fact theyre just some patethic copycats who steal their neighboring country's traditional song.
abang
QUOTE(e_vaholic @ Oct 27 2007, 08:05 AM) [snapback]3288205[/snapback]
same thing is required to malaysia.
if malaysia thinks it has high culture, then show it! don't use other nation's
if malaysia is proud with its culture, arts, creation, show it, use it..not other nation's

well, i believe anything has an end, but for this thing..
will this even end?



FIKIRLAH apa yang dikatakan oleh W.S. Rendra ( Indonesia ) tentang Indonesia dalam puisinya yang berjudul KESAKSIAN AKHIR ABAD :


> bagaimana mesti aku mengerti bahasa bising dari bangsaku kini ?
> lihatlah wajah-wajah berdarah dan rahim yang diperkosa muncul dari puing-puing tatanan hidup yang porak peranda
> kejahatan kasat mata tertawa tanpa pengadilan
> kekuasaan kekerasan berak dan berdahak di atas bendera kebangsaan
> o, anak cucuku di jaman cybernetic! Bagaimana akan kalian baca prasasti dari jaman kami ?
> dengan puisi ini aku bersaksi bahwa rakyat Indonesia belum merdeka
> hak hukum yang tidak dilindungi oleh lembaga pengadilan yang mandiri adalah hukum yang ditulis di atas air
> Ah, Indonesia! Negara yang kehilangan makna! Dengan rakyat yang sudah dirusak kemanusiaannya, maka negara tinggal menjadi peta. Itu pun peta yang lusuh dan hampir robek pula.
> Pendangkalan kehidupan bangsa telah terjadi. Tata nilai rancu. Dusta,pencurian,penjarahan dan kekerasan halal. Manusia sekedar semak belukar yang gampang dikacau dan dibakar.
> Paket-paket pikiran murah dijajakan.
> Negara tak mungkin kembali diutuhkan tanpa rakyatnya dimanusiakan.
padjadjaran
new episode of this thread... jali-jali

QUOTE(http://tortlem.multiply.com/journal/item/273/sejak_kapan_jali_jali_pindah_ke_langkawi)
pagi ini, first day kuliah lagi,
dengan malas2an berangkat
nunggu bus FKKKSA
akhirnya datang juga

whats the point is that the song that was currently playing on the bus
jali-jali
"...ini dia si jali jali, lagu nya enak, lagu nya enak merdu sekali..."
pikiran gw,,
oh not another stealing please..
gw dengerin aja tu lagu
gw inget ada text nya yang
"lagu nya enak dari betawi" [well kalo g salah sih gitu, pokoknya ada betawi betawinya]
gw mencoba tetep positive thinking bahwa lagu jali jali hanya sekedar diputer aja di radio, tanpa merubah text apapun.
tapi lama lama kok lirik nya semakin beraroma melayu ..
gw tunggu in lagi..
gw denger dengan seksama,
dan guess what i heard my dear indonesia fellows,
"ini dia si jali jali, lagu nya enak dari langkawi"
gw lupa lirik exactnya, yang jelas insted of nyebut BETAWI, dia bilang LANGKAWI
and i was like,,what..??
sejak kapan si jali jali pindah ke LANGKAWI..?
-langkawi is an island in Malaysia, tempat liburan, mungkin seperti Bali nya Indonesia ya,,mungkin-

gw lagi nyoba nyari di google ttg hal ini, tapi g ketemu banyak,
mungkin besok gw tanya aja langsung ama classmate gw ttg lagu ini..
cuman ada ini nih, berita dari kompas tgl 5 maret 2004
2004 guys, 3 taun yang lalu.

Acara diawali dengan memunculkan dua penyanyi Indonesia (Fadly ’Padi’, Natasha), satu dari Singapura (Addy), dan dua dari Malaysia (Andy ’Flop Ploppy’ dan Ezad ’Exist’). Mereka membawakan lagu-lagu nostalgia yang akrab dan populer di tiga negara. Ada Balada Seorang Biduan, Hati Lebur Jadi Debu, Widuri, Camelia, Kaulah Segalanya, Singkong dan Keju, Madu dan Racun, dan Jali-Jali.
"Jali-jali itu lagu khas Indonesia kan?" tanya Andy setengah berdebat dengan Ezad di belakang panggung. Yang di-iya-kan oleh vokalis band Exist setelah minta persetujuan kita. "Tuh, tapi sebagian orang-orang Malaysia merasa ini lagu diambil dari lagu lama Malay," kata Andy dengan wajah sedikit heran.

selain itu, lagu jali jali pernah dinyanyiin sama penyanyi malaysia namanya Sudirman H Arshad,, gw ambil dari wikipedia kalimat terakhir paragraf "riwayat hidup"

Beliau mendendangkan lagu Jali Jali, sebuah lagu klasik dari Indonesia.


tapi, gw juga menyayangkan gitu,
kenapa kita harus keilangan dulu baru ribut,
baru peduli, baru aware.
little too late..
we suppose to protect what we have before its being stealed.
analoginya
sebuah rumah, pintunya dibuka gitu aja,
maling masuk ngambil kipas angin,
abis itu baru si pemilik rumah nyadar kalo dia punya kipas angin,
ngejar si maling, abis itu rumahnya di kunci dan dikasih gembok,
apa yang akan dilakukan si maling..??
si maling akan tertawa terbahak bahak sambil bilang "basi lo..! udah gw curi kok"
iya nggak sih..??

ayo lah guys,
wake up,
we have a very beautiful, rich, huge, amazing nation
and we have so many things to do in order to make this nation a beter place to live.


video : http://www.youtube.com/watch?v=okHZx-c-wc4
Majapahitans
Sebagai orang Jawa-Sunda yang lahir di Jakarta dan sejak lahir pake bahasa dan budaya Betawi.
Gue Marah....! thumbsdown.gif
abang
QUOTE(Majapahitans @ Oct 27 2007, 12:13 PM) [snapback]3288439[/snapback]
Sebagai orang Jawa-Sunda yang lahir di Jakarta dan sejak lahir pake bahasa dan budaya Betawi.
Gue Marah....! thumbsdown.gif



Tengok Malaysian Chat - Baca dan fikir segala yang saya tulis !!!
abang
QUOTE(Majapahitans @ Oct 27 2007, 12:13 PM) [snapback]3288439[/snapback]
Sebagai orang Jawa-Sunda yang lahir di Jakarta dan sejak lahir pake bahasa dan budaya Betawi.
Gue Marah....! thumbsdown.gif



Please read and think deeply my latest statement within & beyond MALAYSIAN CHAT !!!
XxRyoChanxX
why don't you just post it here
abang
QUOTE(XxRyoChanxX @ Oct 27 2007, 05:29 PM) [snapback]3288710[/snapback]
why don't you just post it here




Memang benar apa yang di katakan oleh W.S. Rendra ( Indonesia ) dalam puisinya bertajuk KESAKSIAN AKHIR ABAD tentang pemikiran dan kemanusiaan bangsa Indonesia sebab itu lah Indonesia
selalu menerima bencana alam, kemunduran dan sebagainya. Itulah Hukuman Tuhan.

Mereka kata kecantikan bangunan di Malaysia sebab kemahiran buruh-buruh Indonesia sedangkan buruh-buruh Indonesia hanya melakukan kerja mengikut segala yang di arahkan oleh arkitek dan pakar seni bina Malaysia ( Kebanyakan bangunan di Malaysia ). Kalau angkat simen, pikul air, sapu lantai dan angkat sampah memang buruh Indonesia mahir.

Mereka kata kerajaan Malaysia beri bantuan mangsa Tsunami di Indonesia sebab Malaysia malu atas bantuan yang diberikan oleh negara lain pada Indonesia. Kalau macam tu lain kali jangan beri apa-apa bantuan.

Malaysia bantu rakyatnya untuk dapat peluang kerja dan mampu meneruskan kehidupan pun, diaorang tuduh Malaysia macam-macam. Ramai orang Indonesia sendiri mengaku bahawa daripada mati kebuluran di negara sendiri lebih baik ke Malaysia. Sampai ada yang tak nak balik Indonesia. Memang ada juga orang Indonesia yang baik di Malaysia tapi kebanyakannya tak sedar diri. Tak Kenang budi. Malaysia macam melepaskan anjing tersepit ( Sudah dibantu kita pula digigit ) - dasar GOBLOK - ITU SEBAB W.S. RENDRA ( INDONESIA ) MARAH DENGAN BANGSANYA SENDIRI.

Lebih baik kita juga menuntut dan mengambil tindakan undang-undang terhadap Indonesia berkaitan SEGALA HAK KITA yang dirampas oleh Indonesia termasuk duit rakyat Malaysia melalui cukai yang dibelanjakan untuk menguruskan pendatang-pendatang haram Indonesia.

Semua buruh-buruh Indonesia suruh pulang dan buat bangunan cantik-cantik dan kreatif di Indonesia. Ramai rakyat Malaysia terutama dari Sabah dan Sarawak boleh melakukan kerja-kerja buruh.
Selama ini pun rakyat Sabah dan Sarawak diam sahaja walaupun peluang kerja diberikan pada Indonesia tapi pengorbanan rakyat Malaysia tidak dihargai Indonesia.

Lagu rasa sayang yang belum terbukti dalam proses perundangan pun , diaorang dah kecoh !!!

Diorang kata nak tunjuk perasaan kat Kedutaan Malaysia di Indonesia. Kalau diaorang buat macam tu, Kita buat juga di kedutaan Indonesia di Malaysia. Mungkin diaorang ingat kita ni tunggul kayu.
doeljengki
embarassedlaugh.gif embarassedlaugh.gif cape deeeeeh..

it's a typical malaysian.. always posting out of topic comments laugh.gif
(sorry.. i cannot resist myself to use my favorite words he he... )

===

abang-abang...

berape lame kau belajar di pondok?
sudah tau 'kah kalo mencuri haram hukumnye?

tak masalah kau bawa pantun, syair, falsafah, atawa ugama
dimana-mana yang namanya mencuri ya haram titik.

kenape kau selalu merasa sok suci?
bawa-bawa ugama dan tuduh rakyat indonesia jahil.

coba kau sebutkan ulamak kau yang mengarang kitab ugama?
mane-mane? cuma buku2 ugama ciplakan tulisan ulama indonesia.

malu 'lah kau.. baca tulisan Puan Ainon Mohd
kau baca disini : Ustaz Mencuri Hakcipta

sampai ulamak pun di malaysia gemar mencuri
tak malu kau.. masih menuduh indonesia jahil?

memang indonesia miskin...
tapi tak gemar mencuri dan menciplak seperti kau

kau tahu berapa ratus judul buku indonesia dicetak rompak di malingsia?
bukan puluhan, bukan pula ratusan, ribuan malah!

kau baca 'lah juga tulisan Puan Ainon Mohd
sila baca disini cetakrompak buku

'tak malu kah kau ? thumbsdown.gif





pun187
QUOTE(peculiar-alien @ Oct 26 2007, 03:49 PM) [snapback]3286966[/snapback]
btw, this thread already opened in Malaysian chat...

This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.
Invision Power Board © 2001-2013 Invision Power Services, Inc.